Losses pada trafo daya

Sekarang pak kuli mau berteory sedikit tentang trafo, pak kuli ga terlalu paham tentang rumus yang terlalu ribet macam vektor, integral maupun difirensial. Ini teory saya ambil dari buku yang aku punya dan yang pernah aku baca. Kayaknya semua buku diktat kuliah siapapun pengarangnya tentang analisa sistem tenaga ataupun dasar teknik tenaga listrik pasti membicarakan masalah losses trafo ini. sengaja saya ga ga nyebut pengarangnya, karena terlalu banyak sumbernya.he…he dan ini hanya rangkuman aja.

Rugi pada trafo timbul dari 2 sisi yaitu sisi primer dan sisi skunder.Adabeberapa komponen penyebab rugi – rugi pada trafo yaitu rugi besi (hysterisis dan eddy current ), flux bocor dan rugi tembaga.

  1. Rugi tembaga :  Rugi ini disebabkan oleh arus yang mengalir pada lilitan tembaga. Arus ini mengalir ketika trafo dibebani, jadi rugi tembaga ini berubah – ubah tergantung beban. kalo ga salah ingat rumusnnya     Pcu = I2 R

 

  1. Rugi besi : Rugi besi dibagi 2 yaitu rugi hysterisis dan rugi eddy current.
    1. Rugi hysterisis  adalah yaitu rugi yang disebabkan fluks bolak-balik pada inti besi. Kalo ga salah rumusnya :

Ph = Kh fB1,6MAKS  (WATT)

Kh = konstanta

B1,6MAKS = fluks maksimum (weber)

    1. Rugi eddy current :  yaitu rugi yang disebabkan arus pusar pada inti besi.

Pe = Kef2B2 MAKS ( WATT)

Jadi rugi besi adalah penjumlahan dari rugi hysterisis dan rugi eddy current

Rumusnya begini Pi = Ph + Pe

  1. flux bocor : flux bocor ini biasanya relative kecil. Untuk mengurangi flux bocor ini dibuatlah inti trafo dari besi lunak agar flux magnit terfokus dan tidak menyebar ke segala penjuru. Sehingga flux bocor dapat di kurangi

Dari sedikit teorynya pak professor diatas kita bisa simpulkan bahwa pada trafo pasti ada rugi – rugi atau losses. Enaknya ngomong apabila kita punya dua alat ukur daya ( Watt Hour meter ) 2 biji dan kita pasang di sisi primer dan sisi skunder trafo, trus disisi primer dihubungkan dengan sumber listrik dan sisi skunder dihubungkan dengan beban, maka hasil pengukuran alat ukur ( watt hour meter ) pasti akan berbeda. Boleh dicoba lo kalo ga percaya. He…he. Perbandingan daya primer dan skunder inilah yang disebut efisiensi trafo

Begini rumusnya :

η       = daya keluar / daya masuk

η       = daya keluar / (daya masuk + Σ rugi2)

η = efisiensi

Σ rugi2 =  PCU + Pi

 Ada beberapa tips untuk para pembaca yang mungkin bekerja dibidang listrik trus diminta oleh atasan untuk efisiensi daya listrik mungkin salah satu yang perlu diperhatikan trafonya dulu untuk melakukan efisiensi ataupun mengurangi losses

  1. Pastikan baut pengikat pada terminal trafo terikat dengan kuat alias tidak kendor, apalagi sampe lepas. Baut yang kendor selain dapat mengakibatkan loss kontak juga dapat mengakibatkan percikan api loh
  2. Apabila beban masih mampu dipikul oleh 1 trafo, pindahkan semua beban pada 1 trafo saja. Kecuali dalam kondisi tertentu yang membutuhkan kehandalan sehingga beban dipikul lebih dari satu trafo.
  3. Apabila beban di sisi skunder trafo dilepas atau istilahnya trafo tidak dibebani, lebih baik lepaskan trafo dari sumber listrik di sisi primer. Ingat, trafo yang sisi primernya masih terhubung dengan sumber listrik mempunyai nilai beban loh. Lihat rumus tentang rugi besi, itulah daya yang dipakai trafo ketika tanpa beban…..yaa..aa… kecuali alasan kehandalan, lebih baik lepaskan trafo dari sumber atau bus bar ketika tidak dibebani.
  4. Apabila menggunakan trafo 3 phasa yang terhubung bintang, pastikan beban phasa per phasa seimbang. Beban yang tidak seimbang mengakibatkan titik netral dialiri arus. Padahal arus ini tidak terpakai…..ya jadi losses dah.

            Begitulaah kira –kira teory sederhana yang sanggup dicerna oleh otak kuli. He…he. Oh iya, efisiensi trafo tersebut berubah – ubah lo sesuai dengan beban. Ketika rugi besi sama dengan rugi tembaga akan terjadi efisiensi maksimum. Silakan banyak baca buku tentang analisa system tenaga dan  dasar teknik tenaga listrik siapaun pengarangnya, disitu akan dibahas sampe detail rumus – rumusnya dan dari mana saja rumus – rumus itu bisa ada. Kalo ada yang salah dengan teory saya silakan dikoreksi agar ga menyesatkan. Atau munggkin ada yang mau menambahkan silahkan di share. Kalo pun ada benarnya ya semoga bermanfaat bagi orang lain. Karena Cuma ini yang bisa saya bagi, ga bisa bagi – bagi duit. He..he

5 thoughts on “Losses pada trafo daya

  1. saptodiharjo Post author

    wah aku lupa bukunya apa. ini cma catatan kecilku. biar gampang nyarinya kalo dibutuhkan.he..he.kpn-kpn mampir lg kang.sapa tau bisa ngoreksi tulisanku.matur nuwun

    Reply
  2. wakaka

    gimana klo masalahnya menghitung efisiensi saluran distribusi, apa saja yang perlu dihitung dalam efisiensi saluran tersebut?

    Reply
    1. saptodiharjo Post author

      waduh..piye yo kang…ga pernah berkecimpung dalam dunia distribusi listrik….he..he..tapi kalo menurut logikanya untuk efisiensi atao mengurangi loosis baiknya
      1.kabel TM distribusi diganti dengan tembaga yang mempunyai tahanan lebih kecil, 2.penampang kabel dibesarkan,
      3.trafo stepdown ke pelanggan dibebani tidak terlalu rendah dari daya mampu yang tertera di name plate,
      4.baut dan mur pengikat di terminal trafo jangan sampe kendor,
      5.jointing di terminal maupun sambungan harus bener – bener bagus
      6.penyulang / feeder jangan terlalu panjang ( akan mengakibatkan drop tegangan dan loosis )
      7.jaga isolator jangan sampai bocor, kalo bocor tetapi tidak mengakibatkan trip akan mengakibatkan arus mengalir ke tanah sehingga terjadi loosis

      cukup itu yang aku tau…kalo ada salah mohon koreksi ya…maklum logika ngawur…he..he

      Reply
  3. wakaka

    jadi pengaruh trafo distribusi yang dalam keadaan underload jg ngaruh toh mas,
    saya juga masih belum paham betul kenapa trafo underload itu bermasalah dalam dsitribusi padahal yg masalah utamanya itu trafo dalam keadaan overload,
    mohon pencerahannya mas ?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s