Karakteristik beban generator arus bolak – balik

Listrik sekarang adalah salah satu kebutuhan pokok manusia modern, tanpa listrik sepertinya hidup terasa hampa. Tanpa listrik teknologi tidak akan berkembang seperti sekarang ini. Sampai – sampai di Negara kita listrik dimonopoli oleh PLN ( perusahaan listrik nenek moyang Negara ) karena aturannya jelas dan memang tertuang dalam UUD 45 yang kira – kira bunyinya begini Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara “

Well, aku ga ngerti undang – undang. Yang aku tau bagaimana aku sebagai kuli  bekerja dengan segenap kemampuan untuk mendapatkan uang untuk membeli beras dan sebongkah berlian. Intinya mencari nafkah dengan cara halal.he..he….he. Cara ku mendapatkan uang yaaah dengan memastikan generator dan perangkatnya dapat bekerja dengan baik. Dan apabila ada kerusakan ya diperbaiki agar dapat menghasilkan listrik lagi secepat mungkin. Listriknya dinikmati masyarakat untuk kebutuhan hidup shari – hari, untuk usaha sehingga bisa membuka lapangan kerja baru, untuk nge charge HP, menyalakan lampu, nonton TV, ngrebus air, dsb masih banyak lagi fungsinya. Alhamdulilah biarpun aku kuli, tapi paling enggak hidupku masih ada gunanya untuk orang lain. Simpel sekalikan kerjaanku? ga ribet lobi – melobi kayak politikus atopun pejabat. Wajar lah kuli seperti aku gajinya ga sebesar pejabat atopun politikus, yang penting bermanfaat dan halal ajalah.

Ngomong – ngomong masalah generator arus bolak – balik ada sedikit yang pengen aku ulas disini, agar aku ga lupa tentang teory praktis ini dan sekaligus bisa share  ke orang lain yang mampir ke blog ku ini. Tentang karakteristik beban generator, ada 3 jenis yaitu resistif, kapasitif, dan induktif

  1. Beban resistif

Sifat beban resistif itu adalah arus beban resistif sefasa dengan  tegangannya atau faktor daya atau cos φ = 1

Daya aktif

P = V. I Cos φ ( Watt )

Daya Reaktif

Q= V. I Sin φ ( VAR )

Jika Cos φ = 1  maka  Sin φ  = 0 dan daya aktif menjadi maximum daya reaktif nol. Efek beban ini terhadap generator adalah putaran generator turun dan tegangan generator juga turun. Apa tindakan operator ketika beban jenis resistif ini masuk? Dengan melihat karakteristik diatas operator seharusnya menambah volume bahan bakar, istilahnya di otomotif puntir gas he..he. kalo pembangkitnya PLTA atau micro hydro ya tambah debit air dan untuk menaikan tegangan dengan cara menambah arus excitasi.

  1. Beban induktif

Sifat beban induktif Arus beban induktif 900 ketinggalan terhadap tegangannya atau faktor daya : cos φ = 0

Daya aktif

P                   =  V. In .Cos φ        ( Watt )

=  V. I .Cos 90 °

=  V. I . 0

Daya Reaktif

Q                  =  V. In . Sin φ          ( VAR )

=  V. In .Sin 90 °

=  V. In . 1

Bila Cos φ = 0  maka  Sin φ  = 1     dan daya aktif menjadi nol daya reaktif maksimum. Efek beban ini terhadap generator adalah tegangan stator  turun putaran tetap

Apa tindakan operator ketika beban jenis induktif ini masuk? Dengan melihat karakteristik diatas operator seharusnya menaikan tegangan dengan cara menambah arus excitasi.

  1. Beban kapasitif

Sifat beban kapasitif arus beban kapasitif  90 0 mendahului terhadap tegangannya atau faktor daya : cos φ = 0

Daya aktif

P                = V. I. Cos φ           (Watt)

= V. I. Cos 90 °

= V.I.0

Daya Reaktif

Q               = V. I. Sin φ           ( VAR )

= V. I. Sin 90 °

= V. I. 1

Bila Cos φ = 0  maka  Sin φ  = 1    dan daya aktif menjadi nol daya reaktif maksimal. Efek beban ini terhadap generator adalah Akibatnya tegangan stator  naik putaran tetap

Apa tindakan operator ketika beban jenis kapasitif ini masuk? Dengan melihat karakteristik diatas operator seharusnya menurunkan tegangan dengan cara mengurangi arus excitasi.

Ya begitu kira – kira teori praktis tentang generator, mungkin lain waktu saya akan tulis efek dari beban resistif, kapasitif dan induktif terhadap generator apabila dioperasikan terus – menerus. Kita gali dulu teorinya dari para insinyur baru saya akan ulas deh. Semoga bermanfaat, kalo ada salahnya mohon koreksinya.

One thought on “Karakteristik beban generator arus bolak – balik

  1. Pingback: TEMPERATUR WINDING BERDASARKAN KELAS ISOLASI « saptodiharjo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s