BLACK OUT TOTAL, BLACK OUT SEBAGIAN DAN BLACK START

 

Apa sih black out itu? Kadang orang bertanya – tanya dalam hati….biasanya oirang yang pernah denger kata black out adalah yang pernah membaca berita tentang mati listrik PLN. Yap…black out di negara kita identik dengan mati lampu, dan betul juga penafsiran itu karena ketika terjadi black out lampu dirumah – rumah pasti mati. he…he…he. Akan tetapi menurut pengertian saya yang dulu pernah tanya – tanya ke PLN, black out adalah hilangnya sumber daya listrik, ato bisa juga karena lepasnya koneksi generator atau gardu induk dari sistem jaringan. Bisa black out total seluruh sistem atao sebagian aja…sebenarnya saya juga bingung menjelaskannya antara black out sebagian dan black out seluruh system…tapi coba ane kasih contoh aja….kalo black out total itu contohnya begini …..system jawa bali misalnya, seluruh pembangkit listrik yang ada di sistem jaringan jawa bali lepas koneksi dari system jaringan maupun interkoneksi yang artinya tidak ada setrum di jaringan tersebut…he…he..trus untuk menormalkan kembali di butuhkanlah suatu sistem pembangkit sebagai black start yang mensupply ke pembangkit lain dalam sistem tersebut untuk melakukan persiapan start….perlu dicatat ya, kenapa kok ada namanya sistem pembangkit black start? Kita tahu, suatu PLTU misalnya, ga bisa sekonyong – konyong langsung operasi setelah terjadi black out, PLTU membutuhkan alat bantu untuk memompa air, buka valve , menggerakkan conveyor batubara dan lain sebagainya yang notabene membutuhkan listrik…jadi sebelum beroperasi PLTU membutuhkan listrik dari pembangkit lain. Biasanya sebagai black start adalah generator yang digerakkan mesin diesel yang tidak membutuhkan listrik terlebih dahulu untuk mengoperasikan alat bantu untuk beroperasi ( ada juga lo mesin diesel yang membutuhkan alat bantu sebelum bisa dioperasikan )…jadi contohnya disini kita operasikan mesin diesel yang tidak membutuhkan alat bantu untuk start ( cukup accu atao angin untuk memutar start engine ), kemudian setelah genset beroperasi dan menghasilkan listrik baru mensupply ke PLTU untuk mengoperasikan alat bantu dan persiapan start….selanjutnya untuk penormalan sistem tersebut secara teknisnya operator nya masing – masing yang lebih paham SOP nya. Lha terus kalo yang black out sebagian iku opo kang? Ini maksudnya black out cuma sebagian aja, ga semunya system mati…mungkin misalnya cuma black out di sistem gardu cawang ( yang beberapa bulan kemarin rame beritanya di TV gardu cawang meledak)…..secara system gardu cawang kan masuk ke system jawa bali, trus ketika gardu cawang meledak terjadi black out akan tetapi tidak mempengaruhi system jawa bali, yang black out adalah daerah yang di supply dari system gardu cawang tersebut. Sehingga ga perlu lagi ada pembangkit black start yang beroperasi….kalo gardu cawang tersebut sudah normal dan aman bisa langsung masuk ke system lagi…begitu kira kira pengertian nya black out yang ane simpulkan dari apa yang aku denger….ya kalo ada yang kurang pas, dan mungkin ada orang PLN yang lebih expert mampir di blog ane kan bisa ngasih saran ato koreksi…insya Allah ane langsung update….silakan tuliskan di kolom komentar aja….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s